Login or Register to make a submission.

Submission Preparation Checklist

As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines.
  • The submission has not been previously published, nor is it before another journal for consideration (or an explanation has been provided in Comments to the Editor).
  • The submission file is in Microsoft Word document file format.
  • Where available, URLs for the references have been provided.
  • The text adheres to the stylistic and bibliographic requirements outlined in the Author Guidelines.

Author Guidelines

Panduan penulis dan template naskah dapat diunduh disini.

Redaksi RIAU JOURNAL OF EMPOWERMENT menerima naskah ilmiah hasil kegiatan pengabdian yang ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. Naskah merupakan hasil karya ilmiah orijinal penulis dan bukan merupakan hasil plagiarisme.

Naskah diketik dengan Microsoft Word sesuai template jurnal yang telah disediakan. Naskah berisi 2000-5000 kata (tidak termasuk daftar pustaka) dan diketik pada dokumen dengan ukuran kertas A4. Penulis diharuskan mengikuti penulisan seperti template yang disediakan oleh redaksi pada website Riau Journal of Empowerment.

1. Judul. Judul naskah ditulis singkat padat dan tidak lebih dari 150 huruf dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Judul ditulis informatif dan menggambarkan isi pokok tulisan. Redaksi menyarankan agar penulis menyusun judul yang dapat menarik minat baca. 

2. Nama Penulis. Nama ditulis tanpa gelar diikuti dengan afiliasi penulis (asal perguruan tinggi) dibawah nama penulis.

3. Abstrak. Abstrak berjumlah maksimal 180 kata. Abstrak memuat secara ringkas isi pokok dari tulisan, antara lain: tujuan atau pertanyaan yang ingin dijawab; metode kegiatan pengabdian yang dipakai; hasil yang diperoleh dari pengabdian. Abstrak ditulis dalam dua versi, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

4. Kata Kunci. Kata kunci merupakan bagian penting dari abstrak. Penulis harus memilih 5-8 kata kunci yang spesifik dan mencerminkan apa yang penting tentang artikel. Penulis dituntut untuk menyelaraskan Judul, Abstrak, Kata Kunci, dan Konten pada naskah. Kata kunci ditulis dalam dua versi, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

5. Konten. Konten naskah memuat bagian-bagian Pendahuluan, Metode Penerapan, Hasil dan Ketercapaian Sasaran, Kesimpulan, Ucapan Terimakasih, dan Daftar Pustaka.

---

PENDAHULUAN. Secara garis besar bagian pendahuluan memuat latar belakang, perumusan masalah, tujuan kegiatan, dan kajian literatur. Penulis dituntut mengemukakan secara kuantitatif potret, profil, dan kondisi khalayak sasaran yang dilibatkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dapat digambarkan pula kondisi dan potensi wilayah dari segi fisik, sosial, ekonomi, maupun lingkungan yang relevan dengan kegiatan yang dilakukan. Paparkan pula potensi yang dijadikan sebagai bahan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Penulis diminta merumuskan masalah secara konkrit dan jelas pada bagian ini. Jelaskan tujuan yang hendak dicapai pada kegiatan pengabdian. Bagian ini didukung kajian literatur yang dijadikan sebagai penunjang konsep pengabdian. Penulis dituntut menyajikan kajian literatur yang primer (referensi artikel jurnal dan prosiding konferensi) dan mutakhir (referensi yang dipublikasikan dalam selang waktu 10 tahun terakhir). Kajian literatur tidak terbatas pada teori saja, tetapi juga bukti-bukti empiris. Perkaya bagian pendahuluan ini dengan upaya-upaya yang pernah dilakukan pihak lain. Artikel ini merupakan hasil pengabdian yang merupakan hilirisasi dari hasil penelitian, dapat berupa hasil penelitian sendiri maupun peneliti lain.

METODE PENERAPANPada bagian metode penerapan, uraikanlah dengan jelas dan padat metode yang digunakan untuk mencapai tujuan yang telah dicanangkan dalam kegiatan pengabdian. Hasil pengabdian itu harus dapat diukur dan penulis diminta menjelaskan alat ukur yang dipakai, baik secara deskriptif maupun kualitatif. Jelaskan cara mengukur tingkat ketercapaian keberhasilan kegiatan pengabdian. Tingkat ketercapaian dapat dilihat dari sisi perubahan sikap, sosial budaya, dan ekonomi masyarakat sasaran.

HASIL DAN KETERCAPAIAN SASARANPengabdian kepada masyarakat adalah usaha untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni kepada masyarakat. Kegiatan tersebut harus mampu memberikan suatu nilai tambah bagi masyarakat, baik dalam kegiatan ekonomi, kebijakan, dan perubahan perilaku (sosial). Uraikan bahwa kegiatan pengabdian telah mampu memberi perubahan bagi individu/masyarakat maupun institusi baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pada bagian ini uraikanlah bagaimana kegiatan dilakukan untuk mencapai tujuan. Jelaskan indikator tercapainya tujuan dan tolak ukur yang digunakan untuk menyatakan keberhasilan dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan. Ungkapkan keunggulan dan kelemahan luaran atau fokus utama kegiatan apabila dilihat kesesuaiannya dengan kondisi masyarakat di lokasi kegiatan. Jelaskan juga tingkat kesulitan pelaksanaan kegiatan maupun produksi barang dan peluang pengembangannya kedepan. Artikel dapat diperkuat dengan dokumentasi yang relevan terkait jasa atau barang sebagai luaran, atau fokus utama kegiatan. Dokumentasi dapat berupa gambar proses penerapan atau pelaksanaan, gambar prototype produk, tabel, grafik, dan sebagainya.

KESIMPULANSimpulkan hasil pengabdian kepada masyarakat baik dalam bentuk keberhasilan maupun hambatan yang ditemukan dalam kegiatan. Hambatan yang tertera pada bagian ini menjadi peluang bagi penulis untuk menyampaikan saran untuk keberlanjutan dan perbaikan di masa datang.

UCAPAN TERIMA KASIHBila diperlukan, pada bagian ini penulis dapat menyampaikan ucapan terima kasih kepada institusi pemberi dana dan yang berkontribusi dalam kegiatan. Selain nama institusi, penulis dapat menuliskan nomor kontrak atau nomor dokumen perjanjian kerjasama.

---

6. Pengutipan. Pada naskah mengutip dengan cara mencantumkan nama belakang penulis dan diikuti tahun terbitan artikel yang dikutip. Contoh:

  • Satu penulis: (Hapsoh, 2002)
  • Dua penulis: (Hapsoh dan Syahza, 2003);
  • Lebih dari dua penulis: (Dini dkk., 2007);
  • Lebih dari satu sumber dikutip bersamaan: (Jones, 2008; Freeman, 2009)
  • Dua kutipan oleh satu penulis: (Syahza, 2002; 2004).

7. Daftar Pustaka. Untuk kualitas artikel yang baik untuk diterbitkan, editor mengharuskan penulis untuk menggunakan referensi primer (jurnal) dengan komposisi minimal 80% dibanding referensi lain pada daftar pustaka. Penulis diminta untuk menggunakan referensi yang mutakhir yang dipublikasikan dalam 5 tahun terakhir.

Daftar pustaka disusun mengikuti format Anglia Ruskin University-Harvard (Harvard-Anglia), dimana penyusunan berdasarkan sistem nama dan tahun, dengan urutan abjad nama belakang penulis, tahun, judul tulisan dan sumber. Hanya pustaka yang dikutip dalam naskah yang dicantumkan dalam daftar pustaka. Redaksi menyarankan agar penulis menggunakan aplikasi Mendeley untuk pengelolaan referensi naskah. 

Petunjuk penulisan daftar pustaka: 

Apabila dalam satu referensi terdapat banyak penulis, semua nama penulis diketik. Nama penulis pertama diketik dimulai dari nama belakang diikuti inisial nama depan, dipisahkan oleh koma dan ditutup dengan titik (contoh: “Almasdi Syahza” menjadi “Syahza, A.”; “Michael Paul Todaro” menjadi “Todaro, M. P.”). Nama penulis kedua dan seterusnya dimulai dengan inisial nama depan, diikuti dengan nama belakang (Contoh: “Besri Nasrul” menjadi “B. Nasrul”; “Ria Nelly Sari” menjadi “R. N. Sari”). Beberapa contoh penulisan daftar pustaka sebagai berikut.

Artikel Jurnal:

  • Hapsoh, Gusmawartati, A. I. Amri, and A. Diansyah. 2017. Respons Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Keriting (Capsicum annuum L.) terhadap Aplikasi Pupuk Kompos dan Pupuk Anorganik di Polibag. Jurnal Hortikultura Indonesia, 8(3), p.203. https://doi.org/10.29244/jhi.8.3.203-208.
  • Asmit, B., and D. P. Koesrindartoto. 2015. Identifying the Entrepreneurship Characteristics of the Oil Palm Community Plantation Farmers in the Riau Area. Gadjah Mada International Journal of Business17 (3): 219-236. https://doi.org/10.22146/gamaijb.8500
  • Handoyo, F. A., dan M.S. Andrias. 2013. Analisis Perbedaan Persepsi Pelaksana dan Pejabat atas Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pegawai. Jurnal Manajemen Usahawan Indonesia42 (3): 248-267.
  • Syahza, A., Rosnita, Suwondo, and B. Nasrul. 2013. Potential Oil Palm Industry Development in Riau. International Research Journal of Business Studies6 (2): 133-147.

Buku:

  • Neuman, W. L. 2006. Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches 6thed. United States of America: Pearson International Edition.
  • Syahza, A. 2015. Ekonomi Pembangunan: Teori dan Kajian Empirik Pembangunan Pedesaan. Pekanbaru: Universitas Riau Press.
  • Todaro, M. P. 2000. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Jakarta: Erlangga.

Disertasi dan Thesis:

  • Gnyawali, D. R. 1997. Creation and Utilization of Organizational Knowledge: An Empirical Study of the Effects of Organizational Learning on Strategic Decision Making. PhD Dissertation, University of Pittsburgh.
  • Syahza, A. 2004. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pedesaan melalui Pengembangan Industri Hilir Berbasis Kelapa Sawit di Daerah Riau. Disertasi Program Doktor. Universitas Padjajaran.

Laman Internet:

Media cetak:

  • Klein, J. 2002. How the Solidarity Dream Turned Sour. The Guardian, 12 June, 8–9.
  • Walid, R. 2016. Loyalitas vs Kepentingan Individu. Riau Pos, 15 Februari, 4.

Prosiding:

  • Indrawati, H. 2015. Implementasi Lesson Study sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Ekonomi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dalam Prosiding Seminar Internasional Pendidikan Serantau ke-7, Pekanbaru, 5–7 November.

8. Tabel dan Gambar. Tabel dan gambar diberi nomor urut pada naskah, contoh: Tabel 1, Tabel 2, Gambar 1, Gambar 2. Tabel dan Gambar harus diberi judul. Karena jurnal dicetak dengan warna hitam putih, agar diperhatikan Gambar pada naskah harus menyesuaikan.

 

Panduan Penyerahan Naskah

Naskah untuk dipublikasikan di Riau Journal of Empowerment ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris dan sesuai dengan pedoman penulisan. Editor tidak akan menerima naskah yang tidak sesuai dengan ketentuan ini.

Riau Journal of Empowerment telah menggunakan pengelolaan penerbitan naskah ilmiah berbasis Open Journal System. Naskah yang diterima oleh editor dalam format Microsoft Office Word® (*.docx). Penulis menyerahkan naskah dengan mengunggah (upload) file tersebut secara daring di laman ini.

Naskah yang telah melewati seleksi dari dewan editor selanjutnya akan melalui proses peer-review. Penulis diberi kesempatan untuk merevisi artikelnya bila ada saran perbaikan dari reviewer. Naskah akan diterbitkan pada Riau Journal of Empowerment setelah dinyatakan layak untuk di-publish oleh dewan editor.

Untuk informasi lebih lanjut terkait teknis penyerahan naskah dapat menghubungi redaksi melalui email raje@unri.ac.id atau jurnalraje@gmail.com

Privacy Statement

The names, email addresses, and other contact information entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.